Berita merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia modern saat ini. Hampir setiap hari orang perlu untuk baca berita. Berita menjadi ladang bisnis yang sangat menggiurkan, karena semua orang butuh. Ada banyak sekali media berita saat ini, media cetak ada banyak sekali, media online apalagi.

Dalam pendapatku dan istriku, ada yang kurang dari media-media itu, mereka terlalu sering menganggap ‘bad news is good news’, berita buruk adalah berita yang bagus. Berita-berita tentang kriminal, pembunuhan, pemerkosaan, korupsi, bahkan gosip menjadi bahan yang paling populer, padahal apakah itu bagus? Kalau menurutku sih tidak. Manusia akan berkembang sesuai dengan lingkungannya. Di lingkungan tukang parfum dia akan berbau wangi, di lingkungan tukang besi dia akan bau besi, di lingkungan nelayan di pantai akan bau ikan. Bagaimana bisa menjadi manusia yang baik, yang produktif, jika lingkungan di sekitarnya adalah korupsi, pembunuhan, dan sebagainya. Kasus terakhir adalah video ariel peterpan. Jika sebelumnya orang tidak punya ide untuk bermesum ria, dengan berita itu jadilah orang berpikiran untuk berbuat mesum.

Lalu apa yang bisa dilakukan? Bikin media alternatif buat mendapatkan berita. Buat media alternatif yang memberitakan hal yang dibutuhkan manusia. Berhenti memberitakan racun. Bukankah bacaan adalah guru yang baik? Saat ini sudah ada start up baru di bidang ini yang memulai, Kabarkan.Com. Sebuah langkah kecil, namun jika mereka tidak pernah melangkah masalah akan tetap menjadi masalah. Detik.Com pun dulu dimulai dari 2 orang wartawan dan 1 orang programmer.