Akhirnya selesai sudah pesta rakyat yang katanya indah dan sebagainya. Berbagai iringan karnaval kampanye, seni indah poster dan baliho ditambah dengan puisi berupa janji manis terdengar di mana-mana.

Berikut adalah beberapa masalah yang aku dengarkan selama ini mulai dari persiapan pemilu hingga selesai dan sekarang memasuki masa-masa penghitungan suara.

  • Sebelum pemilu dimulai ada wacana ketakutan akan adanya DPT ganda. Aku termasuk korban wacana ini. Pada awalnya aku ditawari oleh salah seorang ketua TPS di Bandung untuk milih di Bandung karena ada program untuk pindah. Aku setuju untuk pindah ke Bandung, namun ketika wacana ini mencuat kemudahan itu akhirnya dicabut. Terpaksalah aku menjadi golput karena tidak terdaftar di TPS Tasikmalaya, padahal aku punya KK dan KTP, maklum baru punya KTP sana 4 bulanan yang lalu, masih belum dianggap warga kali ya.
  • Sebelum pemilu aku mengikuti diskusi mengenai persiapan IT KPU di salah satu milis. Lucu sih dimana saling buka kartu antar pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Masing-masing beragumen membela diri dan menunjukkan kerja yang telah dilakukan untuk menyukseskan IT Pemilu 2009.
  • Selama masa kampanye ada banyak sekali keributan ketika kampanye, ada ribut antar pendukung dan sebagainya. Belum lagi berapa banyak uang yang dihambur-hamburkan untuk membuat poster dan baliho yang menurutku mubazir.
  • Ketika pemilu banyak yang golput. Entah kenapa ketakutan akan DPT ganda lebih ditakutkan daripada Golput, padahal faktanya sekarang jumlah Golput lebih besar daripada DPT ganda.
  • Setelah pemilu masalah IT sangat menarik perhatianku. Bagaimana dengan IT yang katanya (atau seharusnya) membuat proses lebih cepat, mudah, efisien menjadi sebaliknya. Tidak bisa membayangkan susahnya menggunakan ICR dan kerja double yang harus dilakukan (tulis manual, pakai ICR, cek manual hasil pemindaian oleh ICR). Kenapa tidak menggunakan yang gampang dan pasti? Selain itu banyaknya pertanyaan kemana uang yang dimenangkan oleh para pemenang tender jika toh sekarang sangat lambat proses penghitungannya.

Masih panjang perjuangan negara ini jika ingin menjadi negara yang lebih baik. Silahkan tiap orang berjuang dan melaksanakan perannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.