Entah kapan terakhir kalinya aku menghafalkan tanggal merah, tanggal yang nomornya berwarna merah di kalendar sebagai tanda kalau hari itu libur. Seingatku dulu, waktu masih sekolah sering mengecek kalendar untuk mengecek hari libur. Tentu saja hari libur sama dengan hari bermain atau hari buat tidur kalau tidak untuk nonton tv.

Tapi entah sejak usia bertambah tua ini, semakin pikun dan tidak peduli dengan tanggal merah. Bahkan hari minggu pun terasa bukan sebagai hari buat berlibur, berbagai aktivitas terlalu akrab dan selalu menemani. Sama dengan hari ini, merasa sia-sia juga menempuh jarak lebih dari 100 km untuk kemudian kembali lagi karena baru sadar kalau besok itu hari libur (isra’ mi’raj).

Hem… mungkin inilah cara Allah membantuku untuk mengingat apa yang dilakukan oleh Rasulullah di waktu itu, bepergian dengan jarak yang sangat jauh hanya dalam waktu semalem. Aku tidak sejauh beliau sih, tapi cukup jauh juga hehehe…

Yup dengan salah satu ayat yang berkaitan dengan peristiwa isra’ mi’raj ini adalah ayat yang berisi tantangan bagi manusia dan jin untuk menggunakan segala upaya yang dimiliki. Yeeaahh kudu semangat nih untuk menggunakan segala daya dan upaya yang aku miliki, jangan kebanyakan tidur dan bermimpi hihihi…