Baru selesai dari acara swasta HMIF, setelah sekian lama tidak bergabung dengan teman-teman yang lain😀, dimana kami yang disebut swasta bertemu dengan para peserta SPARTA 2007, sebutan bagi mahasiswa yang mengikuti proses seleksi agar bisa diakui sebagai anggota biasa HMIF.

Kemarin ketika pertemuan para swasta untuk membahas persiapan hari ini, ada ide untuk meberikan tugas berupa mencari spanduk bekas kampanye calon gubernur Jabar, dimana peserta harus bisa mengumpulkan spanduk dari ketiga calon. Salah satu perkiraan yang mungkin dilakukan oleh peserta adalah mencetak spanduk, namun tidak mungkin sepertinya.

Hari ini ternyata mereka melakukan sesuatu yang diluar perkiraanku, mereka memanipulasi spanduk agar bisa memenuhi spesifikasi yang diminita. Mereka menempeli spanduk salah seorang calon dengan tulisan seolah-olah spanduk itu merupakan spanduk calon yang lain. Mereka bilang mereka telah kreatif. Wew…

Setelah itu timbul di pikiranku, betapa tipisnya kreatif atau berbohong. Sebagaimana aku yang sering mencari-cari alasan pembenaran, mencari-cari kebohongan untuk bisa menyelesakan suatu masalah. Wew, bagaimana mungkin bisa menjadi pembaharu, menjadi salah seorang penyelamat bangsa kalau masih dengan begitu mudahnya berbohong untuk mencapai sebuah tujuan. Salah seorang rekan swasta berkata ‘Tanyakan pada hati nuranimu, apakah ini benar??’.

Wew… Maunya sih memberi materi, kok malah jadi aku yang diingatkan oleh peserta ya??
Thanks…