Kemarin, hari senin tanggal 16 Juni 2008 saya diundang untuk menjadi salah satu narasumber. Sebenarnya merasa tidak pantas mengingat kontribusi saya dan kemampuan saya yang terbatas seperti saat ini. Namun, karena diundang ya datang saja😀.

Saya datang dengan mewakili KLuB Linux Bandung dimana saya memiliki jabatan sebagai wakil ketua. Pengen rasanya segera dari tanggung jawab ini, mengingat kontribusi saya yang akhir-akhir ini berkurang sangat drastis karena berbagai kesibukan. Dengan status seperti ini, berarti bagian yang saya perjuangkan untuk bisa disuarakan adalah tentang komunitas khususnya komunitas IT dalam pembangunan di bidang ICT di Indonesia.

Format acara yang dilangsungkan adalah diskusi. Rada keder juga karena yang datang adalah para stakeholder yang menurut saya sangat tinggi dibandingkan saya, ada dirut PT INTI, perwakilan dari telkom, kaprodi teknik informatika ITB, perwakilan BHTV, perwakilan dari pers dan penyiaran, perwakilan dari perusahaan IT dimana kemarin diwakili oleh PT Optima. Diskusi berlansung sangat menarik sekali, dimana masing-masing pihak menyampaikan pendapatnya tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah, Depkominfo pada khususnya untuk pembangunan jangka menengah 2010-2014.

Secara global beberapa masukan yang ada adalah tentang konsistensi pemerintah dalam melaksanakan aturan-aturan yang telah dibuat, kemudian tentang proteksi terhadap anak bangsa akan serangan dari luar yang begitu dahsyat, kemudian peran aktif dan partisipasi dari masyarakat juga perlu dilibatkan demi pembangunan yang lebih baik. Semuanya sangat ideal, yang ditakutkan tentu saja masalah birokrasi negara kita yang berbelit, tidak efisien sehingga ide dan rencana yang sudah ideal akhirnya tidak bisa berjalan dengan semestinya.

Pengalaman yang sangat menarik buatku, dimana disana aku belajar bahwa aku masih perlu belajar banyak. Aku juga tersadarkan ternyata negara ini butuh orang-orang idealis dan mampu untuk bisa membangun negara dan bangsa ini menjadi lebih baik lagi.

Pada acara kemarin, ada beberapa guyonan yang menurut saya lucu dan menggelitik. Beberapa yang saya ingat adalah pertama tentang guyonan akan pertanyaan ‘apa yang kamu banggakan dari Indonesia?‘. Pertanyaan yang sederhana, konon dahulu kita bisa menjawab pertanyaan itu dengan mudahnya. Namun sekarang, tampaknya butuh beberapa saat untuk berpikir jawaban yang cocok untuk pertanyaan itu. Hal ini membuktikan kalau sebenarnya bangsa ini mulai kehilangan kebanggaan akan diri sendiri dan identitas diri. Guyonan kedua adalah tentang pernyataan “buat apa sih negara ini dipimpin oleh orang Indonesia jika masih aja sengsara kayak gini?” Huehue, nyindir puol, mungkin sebaiknya negara ini tidak pernah merdeka saja tapi sejahtera daripada merdeka tapi sengsara hehehe ga sih, aku tetep berpendapat kita harus bersyukur telah diberi nikmat kemerdekaan.

Isu kedua adalah entrepeneur yang sangat-sangat dibutuhkan. Bisa kita lihat berapa banyak pengangguran yang ada di negara ini, oleh karena itu orang-orang yang merasa hebat di negara ini ayo berjuang untuk membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya, bantu orang lain mendapatkan kerja, jangan jadi pekerja, huehue menyindir, cari kerja aja susah apalagi bikin kerjaan hahaha… engga lah itulah resiko jadi orang hebat dan pintar hehehe jadi orang-orang pintar… jangan ngeluh ya huehue…. (untung merasa ga pintar, jadi it’s ok for me to look for a job with a good salary heueheu).

Pengalaman kemarin ditutup dengan pengalaman yang kurang menyenangkan buatku. Hujan deras membuat jalanan banjir, padahal untuk naik angkot aku harus melewati banjir itu. Ihiks, karena ada janji dengan seorang teman di kampus, jadilah lombat ke aliran air yang cukup deras itu, basah dan kotorlah celana panjang yang baru saja kering itu😦, khan capek nyuci sendiri, kalo dah ada yang nyuciin sih enak😀 hehehe😛, uppss bercanda kok hehehe…

OK, wisnu there are many things to do, keep your idealism, keep fighting for your religion, your country….