Baca berita di sini.

Memang sih aku bukan tipe-tipe orang yang suka nonton bola di stadion. Selama hidupku aku baru sekali nonton bola di stadion pada saat piala asia di Jakarta kemarin, itupun dengan pengalaman buruk kegencet penonton lain dan tidak boleh masuk oleh aparat keamanan (belum tau kalo aku wisnu kayaknya). Aku lebih suka nonton di rumah dengan camilan dan minuman menemani.

Tentang pertandingan final liga jarum yang tanpa penonton, komentarku adalah kasihan sekali dunia bola di Indonesia ini. Setelah prestasi yang dari tahun ke tahun bukannya menaik malah menurun (dulu di asia tenggara jagoan, sekarang…), birokrasi yang tidak jelas (klub tidak bisa ikut liga champion asia kalo ga surat ga sampe, kompetisi yang belum selesai), stadion yang buruk dan supporter yang anarkhis. Dan akhirnya final kompetisi bola paling prestisius pun harus tanpa penonton. Walaupun masih berjalan, tetap terasa kurang karena bola ada teriakan, cacian dan teriakan para penonton di stadion.

Tapi senang juga ketika tau chris john masih jadi juara dunia. Mungkin Indonesia perlu beralih olahraga dari dulu jagoan di bulutangkis (dunia) dan  bola (asia tenggar) menjadi tinju (dunia) dan mungkin ikutan lomba2 ekstrim kayak tawuran huehue…

OK deh, selamat bertanding dengan fair para finalis liga djarum Indonesia. Tunjukkan pada dunia kualitas bola Indonesia yang sebenarnya (menurutku Indonesia itu bisa jadi yang terhebat di dunia).