MVC (Model-View-Controller) merupakan salah satu paradigma dalam pembangunan sebuah perangkat lunak. Dengan paradigma ini, dibedakan antara level model (pengambilan data), View (presentasi) dan Controller (bussiness logic). Dengan MVC ini code terlihat lebih ‘bersih’ dibandingkan dengan code yang campur aduk antara ketiga layer tersebut.

Untuk membuat program atau perangkat lunak bahkan web sudah banyak sekali framework yang mendukung. Misalkan di php ada cakephp dan framework lain yang menurutku sudah mvc.

Alasan penggunaan MVC dibandingkan dengan code yang tercampur aduk adalah:

  • Code lebih ‘bersih’ dalam artian struktur kode jelas sehingga mudah ditrace jika suatu saat butuh untuk direvisi, debugging ataupun juga dokumentasi
  • Modularitas code sehingga bisa dimaintain oleh banyak pengembang

Hal ini sangat terasa pada saat ini dimana sedang melanjutkan pengembangan web oleh developer. Dengan kode-kode yang tidak jelas strukturnya membuatku kesulitan untuk meneruskan pekerjaan ini. Kenapa sulit? Karena kode yang tercampur aduk dengan indentasi yang kacau sudah membuat mata ini payah ditambah dengan sulitnya men-trace hasil pekerjaan developer sebelumnya.

Satu pelajaran lagi bahwa desain software sangatlah penting. Hal ini sangat berpengaruh atas proses pengembangan perangkat lunak itu sendiri. Terlebih jika diharapkan perangkat lunak tersebut memang diharapkan akan grow up, semakin lama bisa dikembangkan. Berbeda jika memang tujuan dan target pengembangan perangkat lunak tersebut hanya sebatas ‘jadi’.