Aku tahu istilah zero margin ini dari salah seorang guruku. Dia bercerita tentang salah satu strategi bisnis yaitu zero margin, dimana perusahaan tidak berupaya mengambil untung, hanya agar biaya operasional tertutupi, simple. Jadi misalkan dalam satu bulan perusahaan membutuhkan dana 100 juta untuk menggaji karyawan, maintenance infrastruktur dan lain-lain, maka 100 juta pulalah target pemasukan perusahaan untuk satu bulan. Berbeda dari strategi perusahaan pada umumnya yang mencari keuntungan sebesar-besarnya.

Kemudian apa untungnya? Jika dilihat dari satu perusahaan saja, tentu strategi ini tidak menguntungkan karena perusahaan tidak berkembang. Namun strategi ini akan sangat menguntungkan jika dilihat dari sebuah jaringan perusahaan yang saling mendukung, sehingga satu perusahaan dikorbankan demi keuntungan super besar dari perusahaan lainnya. Dengan strategi zero margin ini, harga jual produk ke konsumen menjadi sangat murah. Yang pasti pesaing di bidang yang sama, yang tidak memiliki jaringan akan kelabakan. Dengan harga yang sangat murah tentu mengacaukan harga pasar. Jika pada normalnya harga suatu produk adalah 350 kemudian datang perusahaan dengan strategi zero margin yang menjual produk yang sama dengan harga 100 membuat konsumen beralih ke produk yang lebih murah, prinsip konsumen mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan kerugian sekecil-kecilnya. Untuk pesaing yang sudah mempunyai image kuat di mata konsumen mungkin tidak terlalu terpengaruh, tetapi yang tidak akan kelabakan sehingga mau tidak mau juga menurunkan harga. Tentu saja resiko kebankrutan membayangi.

Dengan harga yang murah, konsumen akan suka. Artinya dalam suatu waktu i tertentu akan tercipta suatu pasar fanatik terhadap produk murah. Jikalau produk yang dijual adalah produk yang penting bagi konsumen, butuh waktu cukup lama untuk beralih, sehingga jika suatu saat perusahaan zero margin dengan tiba-tiba menaikkan harga dengan tiba-tiba, maka konsumen mau tidak mau akan membayar, karena tiba-tiba. Sehingga suatu saat jika perusahaan zero margin butuh dana, cukup dengan menaikkan harga tiba-tiba, kemudian jika dana yang dibutuhkan sudah terkumpul, harga produk dikembalikan ke harga semula, ke harga yang sangat murah, yang penting bisa menutupi kebutuhan operasional perusahaan.

Inilah mungkin suatu fenomena zero margin bomb. Suatu strategi yang sebenarnya bisa menjadi bomb waktu, apalagi di negara yang seperti kaca yang mudah pecah Indonesia. Jika jaringan perusahaan itu milik negara atau orang dalam mungkin bukan merupakan suatu bahaya, namun jika itu adalah perusahaan negara asing? dengan tujuan tidak mulia di dalamnya?

Dalam diskusi itu diambil contoh salah satu produk yang sedang marak di negara ini. Ada suatu produk yang sangat murah, yang jika dilihat dari satu perusahaan sebagaimana saya sebut di atas adalah strategi bodoh, mana mungkin mendapatkan keuntungan dengan harga semurah itu. Namun, efeknya sudah mulai terasa dimana perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama akhirnya juga terpaksa menurunkan harga produknya dengan harapan tetap bisa bersaing. Contoh misalkan sebuah perusahaan dibiayai oleh perusahaan kasino, yang membuat pasar di Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi kasino. Jika suatu saat kasino butuh dana, tinggal hidupkan bomb zero margin, bommbbb… Setalah ekonomi stabil, kembalikan fungsi perusahaan sebagai stabilizator alias dana cadangan.

Hem… untuk mengatasi bomb ini, tampaknya hanya pemerintah deh yang harus ikutan, kalo ga…. bbbooommmbbb….

Ini merupakan salah satu akibat juga kenapa sektor vital, yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh bangsa asing. Bukannya di undang-undang yang aku hafal dulu di masa sekolah dasar dan menengah pertama bilang untuk sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara, bukan swasta, bukan perorangan apalagi negara lain. Mungkin zaman dahulu yang dimaksud hajat hidup orang banyak yang dicontohkan dalam undang-undang hanyalah air, udara, bahan tambang. Tetapi di zaman sekarang? Internet, telekomunikasi, software, dll juga menguasai hajat hidup orang banyak loh. Berapa banyak sms, email, percakapan via telfon dilakukan dalam sehari oleh masyarakat indonesia? sangat banyak dan beberapa di antaranya rahasia, sehingga jika sampai bocor… hem… bboommbbb…