Cita-citaku atau cita-cita kita?
Keinginanku atau keinginan kita?

Mimpiku atau mimpi kita?

Beberapa pertanyaan yang sering kukeluhkan ketika aku bekerja dalam sebuah tim. Ketika merasa hanya beberapa orang saja yang sangat berkeinginan kuat untuk menyukseskan tetapi di sisi lain, pihak lain yang terlibat dari tim itu, yang juga menentukan kesuksesan tidaknya kerja tim, malah terkesan cuek saja. Terkesan tidak peduli akan apa yang terjadi.

Tidak hanya dalam kerja tim, dalam apapun yang butuh kerjasama dari beberapa orang, pertanyaan itu haruslah dijawab terlebih dahulu menurutku. Demi kelancaran kerja, demi tidak adanya pihak yang tersakiti. Jika satu pihak memang tidak terlalu ngotot untuk mencapainy, haruslah hal itu diberitahukan terlebih dahulu. Agar pihak yang semangat tidaklah merasa tersakiti.

Do it or never….
Now or never….
Succes or fail….

Selain itu, komitmen dari tiap orang haruslah bisa tetap terjaga hingga tujuan tercapai. Jangan sampai ketika di awal telah setuju, namun di tengah perjalanan mengalami kemunduran. Jaga semangat!!!

Hal ini juga berlaku untuk (menuju) kehidupan keluarga ga ya?? Kayaknya sih iya🙂. Wek kok jadi ngelantur gini😛

NB: Semoga kau tahu apa maksudku