Keberanian menghadapi kemungkinan terburuk? Beranikah? Sebuah pertanyaan yang harus dijawab. Terinspirasi oleh sebuah film (padahal juga sudah paham oleh cerita para sahabat ketika berjihad pada perang badar dll), aku melihat bagaimana para prajurit, yang sudah siap mati akan bertarung lebih menakutkan daripada prajurit yang berperang dengan setengah-setengah. Bagaimana pengusaha yang berani bankrut akan berani mengambil keputusan-keputusan penting sehingga dia bisa maju, bagaimana seorang pesepakbola yang berani cedera akan bermain secara all out demi timnya.

Seharusnya seperti itulah seharusnya aku hidup (aku lebih prefer memakai kata aku dengan tujuan aku lebih dahulu termotivasi). Aku harus berani menghadapi resiko terburuk sekalipun dari apa yang aku jalani. Tidak seperti sekarang dimana aku kadang ragu sehingga hasil kerjaku tidak maksimal.

Aku telah memutuskan untuk terjun ke dunia kerja sambil kuliah, so aku harus konsekuen dan berani mengambil resiko atas apa yang aku lakukan. Aku harus mengambil resiko harus bekerja dua kali lipat dibandingkan orang lain, tidak seperti sekarang yang terkadang aku iri dengan teman-temanku yang lain yang terlihat santai dalam menikmati hidupnya.

Yup, akhirnya memang masalah mental yang menentukan. Mental yang kuat akan membuat manusia hebat.